Melacak Kerusakan Motherboard

Posted by Rifqi Rasis On Sabtu, 16 Juni 2012 0 komentar


  • Bunyi beep dapat berarti ada komponen yang tidak berfungsi: Bila BIOS tidak mengenali komponen utama sebuah PC, seperti keyboard, hard disk, RAM atau graphic card, BIOS akan melaporkannya dengan bunyi beep yang spesifik. Arti bunyi ini berbeda-beda tergantung produsennya. Untuk BIOS AMI dan Phoenix misalnya, Anda temukan sebuah ringkasan yang sangat bagus di internet pada link : http://www.computerhope.com/beep.htm
  • PC tetap membisu. Sebaiknya bila PC sama sekali tidak mengeluarkan bunyi beep, pertama-tama periksa, apakah prosesor terpasang pada soket atau slotnya dengan tepat. 
  • Tegangan pada casing menyebabkan gangguan kontak. Longgarkan sekrup-sekrup pada sandaran semua card pada casing. Kadang-kadang sandaran card yang melengkung menyebabkan tegangan pada casing dan gangguan kontak       ( kasus ekstrim ).
  • Cabut yang lainnya. Singkirkan semua card kecuali graphic card dan start ulang. Bila berhasil, kembalikan card satu persatu ke slot masing-masing. Dengan demikian akan ketahuan, apakah ada card yang rusak atau tidak terpasang dengan benar.
  • Singkirkan juga Graphic Card. Setidaknya BIOS akan mengeluarkan bunyi beep.
  • Tukar board, adapter atau prosesor. Kini Anda hanya bisa memilih apakah mengganti adapter atau motherboard. Kesalahan pada adapter tertentu tidak dapat didiagnosa secara meyakinkan ( misalnya bila hard disk dan adapter dalam kondisi baik ), karena adapter modern mematikan semua saluran pada hampir semua jenis kesalahan.

Semoga artikel Melacak Kerusakan Motherboard bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Posting Komentar

Ip Address Location

Powered by IP Address Locator