Intel Sandy Bridge VS AMD Fusion

Posted by Rifqi Rasis On Senin, 13 Februari 2012 0 komentar

The Architecture Intel Sandy Bridge
Sandy Bridge dibangun di atas 995 juta transistor yang memiliki ukuran chip sekitar 32nm. Bila melihat dari pemeta-an Sandy Bridge, kita bisa melihat prosesor ini menggunakan empat buah inti atau core. Masing-masing inti memiliki cache, seperti L1 cache sebesar 64KB, dan L2 cache sebesar 256KB yang dibantu dengan L3 cache sebesar 8MB. Di beberapa model prosesor, bandy Bridge memiliki hyper thread sehingga masing-masing core memiliki delapan thread. Sedangkan di sisi kiri Anda bisa melihat prosesor Sandy Bridge telah dibekali dengan core prosesor grafis. Hal ini menandakan prosesor Sandy Bridge sudah mendukung kebutuhan multimedia yang beragam, sehingga Anda tak perlu repot lagi membeli kartu grafis tambahan Dan di sebelah paling kanan, Anda akan menemukan core yang diberi nama System Agent. System Agent berfungsi untuk mengatur PCI Express, DMI, display interface serta memory controller.
The Advantages
Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh INTEL Sandy Bridge, seperti:
Turbo Boost 2.0. “Dynamic Range @ Turbo Frequency Limits”
• Fitur Anti Pembajakan
• Advance Vector Extensions (AVX), untuk mempercepat tugas multimedia dengan menggunakan basis 256-bit. Cocok digunakan untuk mengedit beragam multimedia
• 3D-capable display {stereoscopic) via HDMI 1.4 untuk 3D Blu-Ray rendering INTEL Quick Sync Video, yang berguna untuk mempercepat proses decoding dan encoding video
•    INTEL Clear Video dan INTEL Wireless Display, yang memungkinkan transmisi nirkabel kian cepat
•    Hemat Daya
•    Harganya yang terjangkau

Intel Sandy Bridge Versus AMD Fusion Llano Intel Sandy Bridge Versus AMD Fusion Llano
Intel Sandy Bridge Versus AMD Fusion Llano
The Architecture AMD Fusion Llano
AMD menggunakan empat inti atau core yang dibangun di atas 35 juta transistor per intinya. Selain itu di dalam prosesor yang berukuran 32nm ini dibekali dengan Integrated Memory Controller, sehingga pemprosesan data bisa dilakukan dengan cepat. Untuk mendukung kemampuan prosesornya, tiap core memiliki cache L2 sebesar 1 MB dengan kemampuan transfer data sebesar 512KB. AMD mengklaim proseser Llano hanya membutuhkan daya per inti sebesar 2,5-25 watt, dan ini sudah termasuk dengan kemampuan GPU (Graphics Processing Unit) yang dimilikinya. Dan prosesor ini dibekali dengan kemampuan grafis yang mendukung DirectX11 seperti yang Anda lihat pada sisi bawah gambar pemetaan. Hal ini menunjukan bahwa prosesor AMD Uano telah mendukung kernampuan grafis yang tinggi dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan multimedia termasuk rendering 3D. Bila Anda membutuhkan prosesor yang handal untuk kebutuhan multimedia yang tinggi, maka AMD Llano bisa memenuhi apa yang Anda inginkan tersebut.
The Advantages
Ada beberapa keuntungan yang ditawarkan oleh AMD Llano, seperti:
• 32nm SOI (probably on Global Foundries)
• Mendukung kebutuhan akan grafis yang tinggi
• Kecepatan transfer data mencapai 30 GigaFlops
• Hemat energi
• Harga bersaing
• No L3 cache. 512KB L2 for each x86
core totalling 2MB L2 cache
• 4 x86 cores like the Propus in Athlon II X4
• 6 SIMD units of 80 stream processors each = 480 SPUs
Semoga artikel Intel Sandy Bridge VS AMD Fusion bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Posting Komentar

Ip Address Location

Powered by IP Address Locator