Linux

Posted by Rifqi Rasis On Selasa, 13 Desember 2011 0 komentar

 

Banyak dari Teman saya yg bertanya, Antivirus apa yg cocok untuk Windows saya?
sekarang saya balik tanya dengan pertanyaan sederhana,
Kenapa ga mencoba Open source seperti linux yang lebih kebal terhadap virus, trojan ataupun malware??

Yups, kebanyakan jawabannya adalah karena sudah terbiasa di Windows ataupun susahnya belajar Linux.

Lantas, apa aja sih alasan yang membuat saya harus beralih ke Linux?
Berikut beberapa jawabannya :

# Gratis

Hal ini sudah menjadi ciri khas utama dari Linux. Jika ada yang gratis dan memiliki kemampuan yang sama dengan sistem operasi lainnya yang tidak gratis, apalagi memiliki bayak kelebihan, kenapa tidak dimanfaatkan? Dengan menggunakan Linux paling tidak kita bisa berhemat dalam situsasi dan kondisi perekonomian yang kurang kondusif saat ini.

# Tidak ada virus, trojan ataupun malware

Salah satu yang membuat saya memutuskan untuk menggunakan linux, adalah banyaknya virus yang bersliweran di dunia sistem operasi Windows. Pernah suatu ketika hardisk saya ‘habis’ hanya karena sebuah flashdisk yang ditancapkan pada USB notebook. Entah kenapa, mungkin karena virusnya baru, anti virus yang saya gunakan sama sekali tidak memunculkan warning atau sejenisnya. Padahal saya selalu rajin mengupdate antivirus yang digunakan.

Nah, karena virus agak sulit hidup di lingkungan Linux, maka saya tidak perlu lagi pusing-pusing mencari antivirus terbaik dan selalu mengupdatenya. Saya pun tidak pernah khawatir lagi ketika ada sebuah flashdisk yang ditancapkan pada USB, atau tidak perlu khawatir lagi untuk melakukan aktifitas di internet karena takut akan malware atau pun trojan.

# Stabil

Nah yang satu ini kelihatannya tidak (atau mungkin belum) bisa ditandingi oleh Windows. Saat saya menggunakan Windows saya kerap mengalami yang namanya ‘hang’ yang hanya bisa diselesaikan dengan mereset komputer. Di Linux hal seperti ini sangat jarang terjadi. Tidak percaya? Silakan coba dan bandingkan ;)

# Aman

Linux sebagai turunan dari sistem operasi Unix memang terkenal dengan masalah keamanannya. Berbeda dengan sistem di Windows, di Linux seorang pengguna tidak bisa melakukan apa pun sebatas operasi-operasi yang berhubungan dengan file-file miliknya sendiri. Di Linux, satu-satunya cara untuk melakukan installasi, menghapus, merename dan menambahkan sesuatu kedalam sistem hanyalah dengan menggunakan perintah sudo, yang dilanjutkan dengan pertanyaan password. Hal ini kelihatannya mulai diimplementasikan di Windows Vista, sayang implementasinya masih belum sempurna.

Dengan sistem keamanan seperti ini lah, virus (jikalau pun ada) akan sulit hidup di Linux.

# Tidak terlalu membutuhkan hardware berspesifikasi tinggi

Beberapa Distro Linux tidak membutuhkan hardware dengan spesifikasi yang tinggi. Bahkan ada banyak distro turunan Ubuntu yang sengaja dibuat untuk digunakan pada komputer-komputer dengan spesifikasi yang minim.

# Update OS dan aplikasinya secara keseluruhan

Windows memiliki Windows Update yang sayangnya hanya mengupdate sistem operasinya dan produk-produk Microsoft lainnya. Sementara di Linux update akan dilakukan tidak hanya pada sistem operasinya tetapi pada seluruh aplikasi yang diinstall menggunakan repository.

# Sudah terdapat banyak sekali repository yang diletakkan pada server-server lokal

Dengan menggunakan repository yang ada pada server-server lokal, maka kegiatan menginstall dan mengupdate sistem dan aplikasi menjadi lebih cepat. Selain itu, karena hampir semua aplikasi yang kita butuhkan terdapat dalam repository maka risiko penyebaran virus (jikalau pun ada) bisa dihindari. Banyak virus menyebarkan dirinya melalui berbagai aplikasi bajakan, ah … Anda sudah pasti tahu mengenai hal ini ;)

# Tidak perlu pusing mencari crack atau keygen :d

Sudah bukan rahasia lagi, para pengguna Windows akan selalu disibukkan untuk mencari crack atau keygen agar aplikasi atau tools yang akan digunakan bisa dimanfaatkan :p Tentu berikut crack untuk menggunakan sistem operasinya :d Nah, hal ini tidak perlu dilakukan di Linux karena hampir semua aplikasi yang kita butuhkan bisa kita dapatkan dari repository-nya dengan gratis!

# Tampilan desktop yang bisa diubah semaunya

Anda dengan mudah dapat mengganti tampilan default dari Linux (baik GNOME atau KDE) jika memang tidak menyukainya. Bahkan, Anda bisa menggunakan desktop-environtment yang lain selain GNOME atau KDE, ada Xfce, Fluxbox, IceWM, EDE, Enlightenment, Window Maker, Openbox, Blackbox dsb. Semua disediakan (lagi-lagi) secara gratis!

# Bisa belajar

Hampir semua yang ada di linux besifat opensource. Lalu apa keuntungannya? Jika Anda adalah seorang programmer maka Anda dengan mudah bisa mempelajari berbagai hal di linux dengan membuka dan mempelajari dari source code-nya. Tetapi ingat, jangan sembarangan mengubah dan mengakuinya sebagai hasil karya Anda :p

# Memungkinkan untuk membuat distro sendiri :)

Jika Anda tidak puas dengan dengan Linux yang ada, Anda bisa membuat sendiri distro turunan Linux yang isinya sesuai dengan kebutuhan Anda. Selanjutnya distro ini bisa Anda gunakan untuk keperluan pribadi, kantor atau pun akan disebarkan sebagai distro baru bikinan Anda ;)

# Komunitas yang selalu siap membantu

Terdapat banyak sekali komunitas pengguna Linux yang siap membantu jika Anda menemui kesulitan atau masalah. Anda bisa masuk kedalam milis Linux atau sekedar mencari solusi dengan memanfaatkan Google. Hampir semua masalah bisa diatasi hanya dengan modal mencari dan membaca ;)

# Yang terakhir adalah, paling tidak saya sudah bisa mengurangi dosa di sektor IT
Semoga artikel Linux bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Posting Komentar

Ip Address Location

Powered by IP Address Locator